SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN KONSELING
SMPN 1 PABELAN
JL. SALATIGA-BRINGIN
Km.8 Kode Pos 50772
Kelas :
VII B
Semester/Tahun :
II/2011-2012
Waktu Pelaksanaan :
Rabu, 7 Maret 2012
Alokasi Waktu :
1 X 45 menit
Tempat :
Ruang Kelas VII B
Layanan/Bidang Bimbingan :
Penguasaan konten/Bimbingan Belajar
Judul/Spesifikasi Layanan :
Cara belajar yang efektif
Fungsi Layanan :
Pengembangan
A.
Tujuan Khusus :
Siswa dapat meningkatkan cara belajar efektif
B.
Materi Layanan :
Terlampir
C.
Metode : Ceramah dan diskusi
D.
Kegiatan Awal :
Ø
Guru menciptakan kondisi kelas yang kondusif
sebelum memulai melaksanakan kegiatan bimbingan
Ø
Guru melakukan kegiatan apersepsi
Ø
Guru menyampaikan topik dan tujuan yang akan
dibahas pada pertemuan ini
Kegiatan Inti
1.
Eksplorasi
Ø
Guru menginformasikan materi tentang cara belajar yang efekif
Ø
Guru memberikan ceramah tentang cara belajar
yang efektif
2.
Elaborasi
Ø
Guru membagi kelompok untuk melakukan diskusi
Ø
Guru memberikan pedoman diskusi tentang cara belajar yang efektif bagi kelompok
3.
Konfirmasi
Ø Memberikan kesempatan siswa untuk
berfikir, menganalisis, menyelesaikan masalah yang harus didiskusikan
Ø Siswa
mempresentasikan hasil diskusi
Kegiatan Akhir
Ø
Guru memberikan kesimpulan dari hasil diskusi
siswa
Ø
Guru memberikan harapan terhadap materi layanan
yang telah diberikan
E.
Alat dan Media :
Kertas pedoman diskusi
F.
Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut
v
Penilaian Proses:
Ø
Guru mengobservasi proses kegiatan layanan
v
Penilaian Hasil
·
Penilaian Laiseg
Ø
Menilai berapa banyak siswa yang mampu memahami
materi yang telah diberikan
·
Penilaian Laijapen
Ø
Memberikan penjelasan kembali kepada siswa yang
belum memahami materi yang diberikan
·
Penilaian Laijapang
Ø
Memantau perkembangan siswa yang belum mampu
melakukan belajar yang efektif
v
Tindak Lanjut
Ø
Memberikan layanan konseling pada siswa yang
belum mampu melakukan belajar yang efektif
G.
Keterkaitan Layanan dengan Kegiatan Pendukung : Himpunan Data
H.
Sumber :http://www.irfan3.info/2010/01/tips-cara-belajar-yang-baik-bagian-1.html, http://www.dinohp.info/2010/01/cara-belajar-yang-baik-buat-remaja.html, http://yeyennurlinapurnama.blogdetik.com/2009/12/27/cara-belajar-yang-baik/
I.
Biaya :
Rp 5.000 ( kertas pedoman diskusi )
J.
Catatan Khusus :
Konseling perlu dilakukan terapi ....
Salatiga, 7
Maret 2012
Mengetahui
Kepala Sekolah Perencana
Layanan
_________________ _________________
Lampiran 1
MATERI LAYANAN
CARA BELAJAR YANG EFEKTIF :
Ø membuat
ringkasan pelajaran. Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat
catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana, sehingga dapat
dibaca di mana pun kita berada.
Ø Rajin
mengulang pelajaran. Jangan bosan mengulang apa yang baru saja dipelajari,
sehingga diharapkan hal yang sudah dipelajari selalu tersimpan di ingatan kita.
Ø Belajar
dengan serius dan tekun. Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang
guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di
buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian.
Ø Hindari
belajar berlebihan. Bila menjelang ujian, biasanya para pelajar belajar semalam
suntuk alias sistem SKS (sistem kebut semalam). Cara seperti ini sebaiknya
dihindari, karena pelajaran yang kamu pelajari pun tidak akan masuk sepenuhnya
dan dapat merusak kesehatan juga. Justru, bila esok harinya kamu akan ujian,
ada baiknya kamu tidur tepat waktu.
Ø Aktiflah
dalam bertanya. Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakanlah kepada guru,
teman atau orang tua. Semakin banyak bertanya, maka kita akan selalu ingat
dengan jawabannya.
Ø
Belajar kelompok. Belajar kelompok juga
merupakan kegiatan belajar yang menyenangkan. Dengan adanya teman, acara
belajar kamu jadi lebih semangat dan bisa sama-sama mencari jawaban dari soal
yang paling sulit sekalipun.
Ø Paling
efektif jika dilakukan pada waktu subuh dimana suasananya masih tenang hingga
bisa lebih kosentrasi dalam memahami pelajaran.
Ø Usahakan
ketika baru bangun tidur jangan langsung belajar, tetapi mencuci muka atau
langsung mandi, dan jika beragama islam lakukan sholat subuh terlebih dahulu
jangan lupa berdoa agar mendapat ilmu yang bermanfaat.
Ø
Dan lakukan beberapa gerakan badan atau
senam kecil seperti menggerak-gerakkan tangan, kaki dan leher secara perlahan
agar badan segar. Hal ini agar pikiran mudah menangkap apa yang akan dipelajari
karena dgn badan yang segar pikiran mampu mencerna apa yang sedang dipelajari.
Ø Ciptakan suasana yang kondusif.
Dalam belajar, kamu harus menciptakan suasana yang kondusif, nyaman dan tenang
untuk belajar. Karena bagaimanapun jika ingin materi yang kamu pelajari itu
bener-bener masuk ke otakmu, kamu harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman.
Sehingga nggak mengganggu konsentrasi. Belajar di luar ruangan mungkin adalah
pilihan yang cukup baik, karena selain lebih fresh, kita juga bisa lebih tenang
dan nggak penat dalam belajar.
Ø Lihat garis besarnya dahulu.
Jika membaca bahan pelajaran yang baru, jangan langsung menceburkan diri
kedalamnya. Kamu bisa lebih meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis
besarnya. Lihatlah semua subjudul, keterangan gambar dan ringkasan yang ada.
Jik membaca bacaan yang cukup panjang, maka bacalah dahulu kalimat pertama dari
setiap paragrafnya.
Ø Buatlah catatan intisari dari bahan pelajaran
Kalau kamu meringkas materi dari setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan
kecil, maka akan sangat membantumu mengingat bahan pelajaran itu. Pada saat
kamu menulisnya, kamu pasti membaca materinya lagi, bener kan? Itu akan
membuatmu cepat hafal materinya. Sebaiknya catatan itu ditulis kedalam buku kecil
atau kertas yang bisa dibawa kemana-mana, sehingga bisa dibaca kapan dan
dimanapun kamu berada.
Ø
Berlatihlah
tehnik kemampuan mengingat. Agar lebih mudah kamu ingat
sebaiknya materi yang akan kamu hafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau
kata kunci (Mnemonics) dengan formulasi yang mudah diingat-ingat.
Seperti MeJiKuHiBiNiU untuk singkatan-singkatan dari warna pelangi, yaitu
Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu. Walaupun kamu jika menghafal
langsung dalam 1 minggu sudah lupa, dengan menggunakan mnemonics seperti
ini kamu bisa ingat sampai puluhan tahun lamanya.
Ø
Belajarlah
dengan tekun dan rutin. Belajar tepat waktu dan serius juga
sangat berpengaruh dalam peningkatan prestasi belajar, apabila kamu jarang
belajar maupun hanya belajar jika akan ada ulangan pasti prestasinya gak
akan maksimal. Jadi belajarlah dengan tekun dan rutin selagi ada waktu untuk
belajar. Juga jangan belajar dengan tergesa-gesa pada hari terakhir sebelum
ulangan, cara belajar seperti itu hasilnya juga nggak akan maksimal.
Lampiran 2
Pedoman Diskusi
Kelompok
1.
Apa yang kamu peroleh dari materi yang sudah
disampaikan?
2.
Apa yang membuat kamu mampu belajar efektif? (diisi oleh yang berhasil )
3.
Apa yang membuat kamu tidak mampu belajar
efektif? (diisi oleh yang belum berhasil )
4.
Bagaimana perasaanmu setelah mendapatkan materi
tentang cara belajar yang efektif?
Lampiran 3
Pedoman Observasi
|
Aspek yang diamati
|
Jumlah
|
|
Siswa yang mengobrol saat
materi disampaikan
|
|
|
Siswa yang bertanya
|
|
|
Siswa yang tidak mampu berpartisipasi dengan baik dalam kegiatan
|
|
|
Siswa yang berpartisipasi dengan baik dalam kegiatan
|
|
|
Siswa yang berpartisipasi dalam diskusi kelompok
|
|
|
Kelompok yang mengungkapkan hasil diskusi
|
|
|
Siswa yang belum berhasil belajar efektif
|
|
LAPORAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR
Judul/Spesifikasi Layanan :
CARA BELAJAR YANG BAIK
Kelas :
VII A SMPN 1 PABELAN
Waktu Pelaksanaan : Rabu, 7 Maret 2012
Hasil
Kegiatan awal : Pada
kegiatan ini pertama-tama melakukan tindakan dengan memastikan semua siswa
telah memasuki ruangan dan tidak ada yang berada diluar, kemudian
mengkondisikan kelas agar kondusif dengan menenangkan situasi didalam ruangan
kelas, memantau apakah siswa sudah siap mengikuti materi yang akan diberikan,
selanjutnya mengucapkapkan salam dan mengajak siswa untuk berdo’a, kemudian
memeriksa daftar hadir siswa dan mengabsennya. Disini siswa dijelaskan dalam
kegiataan ini siswa diharapkan mampu melaksanaakan cara belajar yang efektif
untuk menunjang hasil belajar mereka.
Kegiatan inti :Pada
kegiatan ini guru menginformasikan terlebih dahulu point-point yang digunakan dalam belajar yang efektif dan
menjelaskan satu persatu point-point tersebut serta memberikan
contoh-contohnya. Selanjutnya membagi jumlah siswa kedalam sebuah kelompok yang
berjumlah 5 orang dalam satu kelompok, kemudiaan membagikan pedoman yang akan
digunakan dalam diskusi hari ini, memberi kesempatan siswa untuk melakukan
diskusi dan mempresentasikan hasil dari diskusi kelompok mereka masing-masing.
Kegiatan akhir :Pada
kegiatan ini guru merangkum semua hasil yang telah didiskusikan dan
dipresentasikan oleh kelompok kemudian membuat kesimpulannya. Selanjutnya
menyampaikan harapannya agar siswa mampu memahami apa yang telah disampaikan
dan didiskusikan pada hari ini, serta berharap siswa mampu melaksanakan cara
belajar yg efektif sehingga prestasi belajar mereka akan meningkat dan membaik.
Hasil penilaian proses :kegiatan
layanan pada hari ini berjalan dengan lancar tanpa ada halangan suatu apa pun
kehadiran siswa mencapai 100% tanpa ada yang tidak hadir pada kegiatan ini,
selanjutnya para siswa aktif dalam kegiatan ini mengikuti segala prosedur yang
disampaikan.
Hasil penilaian laiseg :Pada
kegiatan ini penilaian pada siswa yang mampu memahami materi yang disampaikan mencapai
95% siswa mampu memahami materi yang disampaikan bahkan beberapa siswa mampu
menciptakan cara baru dalam belajar yang efektif dan sekitar 5% belum memahami.
Hasil penilaian laijapen :Pada
kegiatan ini guru memberikan penjelasan kembali kepada siswa yang belum mampu
memahami materi yang disampaikan, selanjutnya melakukan evaluasi lagi sehingga
mendapatkan hasil yang memuaskan, semua siswa mampu memahami materi yang
disampaikan hari ini.
Hasil penilaian laijapang :Pada
kegiatan ini guru melakukan koordinasi dengan para guru mata pelajaran untuk mengetahui
hasil belajar siswa dan hasilnya sangat bagus dikarenakan semua siswa setelah
menerima kegiatan layanan mampu menggunakan cara belajar yang efektif sehingga
prestasi meraka meningkat.
Tindak lanjut :Dikarenakan
tidak ada siswa yang mengalami hambatan dalam belajar dan mampu melaksanakaan
cara belajar yang efektif sehingga tidak perlu dilakukan proses konseling.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar